Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2017

Trik Unik Agar Bisa Tahu Jenis Kelamin Komputer

Komputer pada awalnya diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam hal perhitungan. Proses perhitungan dan algoritma yang digunakan oleh komputer memang jauh lebih cepat dari manusia. Fungsi komputer digital pertama kali bisa Anda lihat pada film ‘The Imitation Game”. Film ini menceritakan tentang terciptanya komputer digital pertama oleh Alan Turing. Dimana saat itu komputer ini digunakan untuk memecahkan kode – kode sandi dari mesin yang bernama Enigma, yang digunakan oleh Negara Jerman untuk saling berkomunikasi tentang metode penyerangan.

Dari sinilah awal mula perkembangan komputer digital hingga saat ini kita pakai sudah mencapai tahap komputer hybrid. Karena, kecanggihan dari sistem komputerisasi ini para ilmuwan pun kini mencoba mengembangkan fungsi komputer ini agar lebih bisa menyerupai otak manusia. Sehingga komputer ini bisa memiliki kecerdasan buatan sendiri, yang dapat memproses semua hal seperti manusia seutuhnya ke dalam sebuah robot.

Nah, untuk Anda yang tertarik dengan dunia komputer dan dunia robot yang lebih jauh trik yang satu ini bisa Anda gunakan sebagai dasar. Trik ini merupakan trik unik untuk mengetahui jenis kelamin dari komputer Anda. Bukan hanya manusia saja yang memiliki jenis kelamin. Perangkat seperti komputer yang saat ini memang sudah berkembang pesat telah dilengkapi dengan jenis kelamin sendiri. Fungsi dari jenis kelamin pada komputer ini saat ini masih belum Saya ketahui. Namun, jika Anda penasaran dengan jenis kelamin sebuah komputer seperti laptop atau PC, silahkan Anda coba langkah – langkah di bawah ini.
  • Pertama – tama Anda buka program Notepad di komputer Windows Anda.
  • Jika program tersebut sudah terbuka, ketikkan perintah berikut CreateObject(“SAPI.SpVoice”).Speak”What Gender My Computer?” ke dalam notepad tadi.
  • Kemudian, simpan atau save dengan menggunakan format file *.vbs dengan nama terserah dari Anda. Karena yang penting hanyalah ekstensi dari file tersebut.
  • Aktifkan speaker atau headset pada komputer Anda. Klik 2 kali pada file .vbs yang Anda buat tadi. Dengarkan suara yang dihasilkan dari kata “Hi there, Can You Recognize Me?” tersebut. Jika, suara yang dihasilkan adalah suara wanita, itu berarti jenis kelamin komputer Anda adalah wanita. Namun, jika suaranya adalah pria, maka jenis kelamin komputer Anda pria.

Kalimat “Hi there, can You recognize Me?” tersebut bisa Anda ganti dengan kalimat lainnya. Anda pun membuat suara ini menjadi suara pembuka ketika komputer Anda login Windows. Cukup Anda tambahkan saja pada starup Windows. Pembahasan ini akan kita bahas selanjutnya pada artikel lainnya.

Jumat, 03 Februari 2017

Mengatasi Lupa Password Login Pada Windows 7

Walapaun sudah ada sistem operasi Windows terbaru seperti Windows 8 dan juga Windows 10, tetapi masih banyak juga yang masih menggunakan sistem operasi Windows 7, mungkin karena sudah terlalu hafal dengan tampilan Windows 7. Lain lagi jika ganti sistem operasi ke Windows 8/8.1 atau Windows 10, maka kita harus berkenalan terlebih dahulu dengan tampilannya yang memang berbeda jauh dengan sebelumnya. Walaupun tampilan berbeda jauh, semua isi di dalamnya masih tetap sama, misalnya masih terdapat Control Panel juga. Mungkin hanya beberapa pengaturan saja yang berbeda.
Bagi anda yang kebingungan karena lupa password login administrator pada sistem operasi Windows 7, bisa mengikuti langkah demi langkah dibawa ini secara hati-hati.

Lupa Password Login pada Windows 7
  1. Gunakan CD Linux live seperti Ubuntu (Jika tidak punya bisa download di internet lalu burning ke CD kosong).
  2. Boot ke CD Linux tersebut (Biasanya melakukan pengaturan di Bios).
  3. Kemudian menuju ke drive "C>Windows>Sistem32"(Folder System32 ini merupakan jantung dari komputer anda, jadi lakukan dengan benar dan hati-hati).
  4. Copy "cmd.exe" dan pastekan di drive D.
  5. Ganti nama "cmd.exe" menjadi "sethc.exe".
  6. Sekali lagi menuju ke drive "C>Windows>Sistem32"
  7. Kemudian copy "sethc.exe" dan paste di drive E (bukan di D. Jika Anda hanya memiliki satu drive maka Anda dapat membuat cadangan dua berkas cmd.exe dan sethc.exe ke flashdisk Anda)
  8. Copy file "sethc.exe" dari drive D yang anda paste tadi, lalu pastekan di C:/windows/system32, file tersebut akan meminta overwriting , kemudian klik yes. 
  9. Sekarang Shutdown dan keluarkan CDnya.
  10. Nyalakan kembali PC Anda, ketika layar login muncul tekan tombol Shift 5 kali, maka akan muncul cmd prompt.
  11. Ketik "net user" pada cmd lalu tekan enter, maka akan menampilkan semua daftar pengguna/username.
  12. Sekarang ketik "net user administrator password" tanpa tanda petik dimana kata "password" adalah password login Anda dan administrator adalah nama account pengguna. Jika penggunanya adalah saya maka nama account pengguna adalah serbacara dan saya ingin membuat password baru 123456789 maka saya akan mengetik seperti ini "net user serbacara 123456789" tanpa tanda kutip lalu tekan Enter. Bisa anda isi sesuai keinginan anda.
  13. Restart komputer Anda dan login dengan password yang baru anda buat, untuk password saya tadi adalah "123456789"
  14. Dan sekarang  anda bisa login ke Windows 7 anda.


Tips Cara Merawat Flashdisk Yang Baik dan Benar

Pada postingan sebelumnya saya telah membahas tentang cara mengembalikan file flashdisk yang hilang karena virus, dan pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai tips cara merawat flashdisk yang baik dan benar agar awet dan tahan lama. Seperti yang kita ketahui bersama flashdisk merupakan alat perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media atau tempat penyimpanan data. Dengan fungsinya yang demikian, tentu flashdisk ini memiliki peranan yang sangat penting terutama bagi pengguna komputer atau laptop dalam hal simpan-menyimpan data, file-file, atau dokumen penting mereka. Ukurannya yang terbilang kecil ini menjadikan flashdisk banyak digemari oleh para pengguna komputer karena mudah dibawa-bawa dan juga kemudahan dalam mengaksesnya.
Berbicara mengenai flashdisk, pasti kebanyakan diantara Anda sudah memiliki flashdisk karena tujuan penulisan postingan ini memang untuk para pengguna flashdisk dalam merawat atau menjaga flashdisk agar tetap awet. Akan sangat baik jika saat pertama kali Anda membeli flashdisk kemudian saat itu juga Anda sudah mampu merawat flashdisk Anda agar tidak cepat rusak. Oleh karena itu kali ini SerbaCara.com akan membagikan tutorial, tips dan triknya mengenai cara menjaga atau merawat flashdisk yang baik dan benar agar tetap awet, tahan lama ataupun memiliki umur yang lebih panjang. Baik, langsung saja bagi Anda yang ingin tahu caranya silahkan simak uraiannya di bawah ini.

Inilah 5 Cara Merawat Flashdisk Yang Baik dan Benar:
1. Simpanlah Flashdisk Anda di tempat yang bersih dan kering
Yang satu ini merupakan hal yang sering disepelekan oleh para pengguna flashdisk, yaitu tidak tertib dalam menyimpan flashdisknya ataupun sembarangan dalam meletakkan flashdisk. Langkah perawatan ini menjadi yang paling utama dan harus Anda lakukan demi menjaga flashdisk Anda agar tahan lama. Usahakan flashdisk Anda selalu disimpan di tempat yang bersih dan kering, dalam artian hindari flashdisk Anda dari tempat yang kotor, lembab ataupun basah agar tidak kotor, berkarat apalagi sampai rusak.

2. Hindari mencabut flashdisk secara langsung saat sedang digunakan
Selain itu hal yang harus diperhatikan lainnya adalah pada saat Anda menggunakan flashdisk Anda di komputer atau laptop. Usahakan jangan cabut secara langsung flashdisk Anda saat masih sedang digunakan, melainkan sebaiknya Anda melakukan Eject/Stop terlebih dahulu dengan cara yang benar supaya flashdisk Anda tidak mengalami error atau rusak.

3. Hindari flashdisk dari benturan benda-benda keras
Tips merawat flashdisk dengan baik dan benar selanjutnya adalah dengan menghindari flashdisk Anda dari berbagai benturan, baik itu benda-benda keras maupun benturan lainnya. Anda juga sebagai pengguna harus pandai dalam mencegah hal itu terjadi, seperti membenturkan flashdisk Anda apalagi sampai memukul-mukulnya. Meskipun hal itu terlihat sepele namun itu dapat menyebabkan komponen-komponen yang ada di dalam flashdisk mengalami kerusakan.

4. Rajinlah membackup data flashdisk Anda
Kehilangan data dalam flashdisk merupakan hal yang sangat membuat hati kita galau tentunya. Untuk itu langkah yang paling tepat adalah dengan rajin-rajin atau selalu mem-backup data flashdisk Anda yang disimpan ke dalam komputer supaya jika terjadi kehilangan data Anda masih punya data cadangannya. Selalu juga gunakan antivirus supaya melindungi flashdisk Anda dari berbagai virus atau malware sehingga file-file di dalamnya tetap aman. 

5. Hindari membuka file secara langsung di flashdisk
Sangat disarankan bagi Anda pengguna flashdisk untuk tidak secara langsung membuka file-file atau program data yang ada di dalam flashdisk. Alangkah baiknya jika Anda menyalin datanya terlebih dahulu ke dalam penyimpanan komputer Anda, kemudian setelah selesai barulah Anda menyimpannya kembali ke dalam flashdisk Anda. Hal ini diharapkan akan memperpanjang umur flashdisk Anda.

Cara Mengatasi Task Manager yang Tidak Bisa Dibuka (Disabled)

Task Manager (TaskMgr) adalah sebuah aplikasi pada sistem operasi Windows yang menyediakan informasi rinci komputer, diantaranya mengenai kinerja komputer dan menjalankan aplikasi, proses dan penggunaan CPU, melakukan informasi muatan dan memori, aktivitas jaringan dan statistik, log-in pengguna, dan sistem pelayanan. Untuk mengakses Task Manager ini biasanya dapat dilakukan dengan cara klik kanan pada Taskbar lalu pilih pada Start Task Manager, bisa juga dengan melalui shortcut keyboard yaitu Ctrl + Alt + Delete atau bisa juga Ctrl + Shift + Esc.
Namun bagi sebagian pengguna komputer atau laptop, Task Manager ini juga terkadang tidak bisa dibuka atau tidak muncul pada taskbar. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh virus atau malware yang menyebabkan task manager tidak dapat dijalankan dalam artian didisabled oleh virus, biasanya keluar pesan "Task Manager has been disabled by your administrator". Tetapi untuk Anda yang mengalaminya maka Anda tidak perlu cemas dan khawatir berkepanjangan, karena hal tersebut dapat diatasi dan tepat sekali Anda menemukan blog ini karena akan dibahas mengenai cara mengatasi atau mengaktifkan task manager yang tidak bisa dibuka, dikunci ataupun didisabled. Langsung saja simak tutorialnya di bawah ini.

Cara Pertama: Mengaktifkan Task Manager Melalui Local Group Policy Editor
Langkah-langkah:
1. Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka Run, caranya klik tombol Start, lalu cari "Run" (bisa juga dengan menekan "windows + R"). Setelah itu pada Run, ketikkan "gpedit.msc" dan tekan tombol Enter.
2. Setelah terbuka, klik pada User Configuration >> Administrative Templates
3. Pilih System >> Ctrl+Alt+Del Options.
4. Klik dua kali pada Remove Task Manager >> Pilih Disabled >> klik tombol Apply dan OK.
5. Lakukan Restart pada komputer Anda. 

Cara Kedua: Mengaktifkan Task Manager Melalui Registry Editor
Langkah-langkah:
1. Pertama-tama jalankan Run, caranya klik tombol Start, lalu cari "Run" (bisa juga dengan menekan "windows + R"). Setelah itu pada Run, ketikkan "regedit" dan tekan tombol Enter.
2. Pada Registry Editor, pilih HKEY_CURRENT_USER pada sisi kiri.
3. Pilih Software >> Microsoft >> Windows >> CurrentVersion >> Policies >> System.
4. Beralih ke samping kanan, silahkan Anda hapus DisableTaskMgr atau bisa juga dengan mengganti valuenya menjadi 0.
5. Lakukan Restart pada komputer Anda.

Cara Ketiga: Mengaktifkan Task Manager Melalui Notepad
Langkah-langkah:
1. Pertama-tama buka Notepad.
2. Lalu salin script di bawah ini dan letakkan atau paste ke dalam notepad.
    "[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=mailplus
[DefaultInstall]
DelReg=del
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System,DisableTaskMgr"
3. Kemudian simpan file ke komper Anda dengan nama "aktifkan.inf".
4. Setelah disave, klik kanan pada file tersebutut lalu klik install. Dengan demikian file tersebut akan memperbaiki regedit task manager dan mengembalikannya ke settingan default.




Mematikan Suara Startup Sound di Windows 7

Startup pada windows adalah proses yang harus dilewati oleh komputer pada saat pertama kali dihidupkan atau dinyalakan. Lebih tepatnya, startup merupakan suatu proses yang dilakukan oleh windows untuk mengecek program serta menghidupkan program-program yang dianggap penting supaya komputer berjalan dengan benar sebagaimana mestinya, misalnya seperti program windows, program antivirus, program internet download manager, dan program-program atau aplikasi lainnya. Pada Startup Windows bisa juga merupakan suatu proses setelah booting sebelum masuk ke Windows dimana terdapat animasi logo Windows saat startup.

Nah, saat kita menghidupkan komputer atau laptop kita atau pada proses startup, biasanya akan terdengar suara yang menjadi tanda bahwa komputer atau laptop tersebut telah berhasil dihidupkan atau masuk proses booting sistem operasi yang disebut sebagai startup sound. Anda sebagai pengguna komputer sistem operasi windows juga bisa menonaktifkan atau mematikan suara atau startup sound tersebut, dan kali ini saya akan membagikan tutorialnya untuk windows 7 dalam mematikan atau menonaktifkan suara startup sound. Langsung saja simak tutorialnya di bawah ini.

Berikut Cara Mematikan Suara Startup Sound di Windows 7:
  • Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka Control Panel pada Windows 7 Anda.
  • Kemudian pada halaman control panel, klik pada Hardware and Sound.
  • Klik pada Change system sounds pada bagian Sound (cara ini juga dapat dilakukan dengan klik kanan pada ikon Sound di Taskbar lalu pilih Sound).
  • Selanjutnya untuk menonaktifkan suara startup sound pada Windows 7, Anda hanya perlu menghilangkan centang atau ceklis pada "Play Windows Startup sound".
  • Terakhir klik tombol Apply dan OK.


Kamis, 02 Februari 2017

Cara Aman Mengatasi Hard Disk Yang Penuh

Hard disk penuh itu memang masalah, terutama ketika yang penuh adalah drive C: yang menjadi tempat Windows dan seluruh software yang kita gunakan terinstall. Yang saya ndak habis pikir, mengapa secara default Windows juga menggunakan drive C: sebagai tempat untuk menyimpan dokumen ya? Buat yang sering harus menginstall ulang OS pasti mengubah default location untuk penyimpanan dokumen di drive atau partisi lain. Supaya jika suatu saat perlu menginstall ulang tidak harus pusing menyelamatkan data. Jika yang penuh bukan di drive C: maka kita tidak akan terlalu merasakan efeknya, misal kinerja atau kecepatan Windows jadi menurun. Di drive C: pulalah secara default pagefile ditempatkan. hNah, ketika sisa space di drive ini menjadi terlalu kecil, maka alokasi-nya juga mau tidak mau akan mengecil. Jumlah file (bukan cuman besarnya file) juga berpengaruh terhadap kinerja Windows.
Maka, pada intinya, kita harus mengurangi jumlah dan besaran file yang tersimpan di drive C: supaya Windows bisa bekerja dengan lebih cepat dan efisien, setidaknya seperti keadaan pertama kali install OS dulu. Masalahnya, file mana yang bisa kita hapus dengan aman? Bisakah dilakukan dengan cara delete manual? Tentu saja bisa, tapi itu sangat beresiko. Salah-salah kita malah menghapus file yang masih diperlukan oleh system dan juga aplikasi lain yang terisntall. Berikut ini, kita akan melihat cara apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hard disk yang penuh dengan aman.

Dengan Menjalankan Disk Cleanup
Kita tidak perlu menginstall aplikasi lain untuk melakukan hal ini. Karena Windows secara built-in sudah menyediakan tool yang sangat berguna untuk membersihkan file temporary atau file sementara yang biasanya terbentuk dalam setiap proses yang dilakukan Windows dan juga aplikasi lain. Selain itu, dengan Disk Cleanup kita bisa memilih data tidak penting mana yang aman untuk dihapus. Untuk menjalankan Disk Cleanup, anda cukup klik kanan pada salah satu drive di Windows Explorer, kemudian klik Properties
Setelah itu akan ada proses scanning yang lamanya tergantung seberapa banyak file yang harus dibersihkan.
Sesudah selesai, anda bisa memilih tipe file mana saja yang hendak anda hapus, meliputi file temporary, log files, file di recycle bin, dan file-file lain yang tidak penting. Bisa dibilang semua file yang direkomendasikan aman untuk dihapus. Anda bahkan bisa menghapus file sistem yang defaultnya tidak tampak. Jika anda ingin melakukannya, tekan saja pada tombol Clean up system files.

Jika anda merasa masih kurang, anda bisa klik pada tab More Options dan menekan tombol Clean up dibawah System Restore and Shadow Copies untuk menghapus juga system restore data. Jika anda melakukannya, maka Disk Cleanup akan menghapus semua system restore kecuali yang terakhir. Jadi, sebelum anda melakukannya, pastikan sistem anda berjalan normal. Karena anda akan kehilangan data system restore sebelum yang terakhir.

Cara Membuat Password Pada WinRAR

Cara Membuat Password Pada Winrar - WinRAR adalah sebuah shareware pengarsipan dan kompresi oleh Eugene Roshal. Pocket RAR, sebuah versi untuk Pocket PC, tersedia secara freeware. WinRAR dapat mengkompresi/memadatkan file yang ingin di kompresi hingga 40%, misalnya file A berukuran 100MB di kompresi dengan WinRAR dapat menjadi hanya Setengahnya saja (50MB) , sehingga lebih sedikit memakan Storage.

Bagi Anda yang memiliki data penting dan ingin menyimpannya pada RAR atau ZIP, Anda bisa memberikan memberikan password pada file Winrar agar tetap Aman. Untuk memberikan password berikut ini langkah mudahnya :

1. Apakah dikomputer anda telah memiliki WinRAR jika sudah langsung saja
2. Selanjutnya Siapkan file atau folder yang akan dikompresi dengan Winrar. Lalu klik kanan file/folder tersebut lalu pilih Add to Archive
4. Pada tab General , terdapat dua jenis pilihan untuk mengkompresi file ke RAR atau ZIP. (Anda bisa pilih RAR)
5. Selanjutnya Anda pilih Advanced , lalu klik Set Password
6. Maka akan terbuka jendela kecil lalu Isikan password (buatlah password yang mudah di ingat), lalu beri centang pada Encrypt File Names Lau klik OK
7. Kemudian klik OK kembali untul membuat File RAR . Untuk memastiklan silahkan Anda buka file RAR/ZIP yang telah Anda buat ,  apabila sudah terproteksi oleh password yang barusan anda setting makan File akan meminta Anda memasukkan password.

Cara lain, anda bisa langsung membuat File Winrar dengan cara klik kanan pada folder, klik add to Arcive, lalu klik ok.
Kemudian buka WinRAR lalu klik file, lalu pilih Set default passowd, kemudian isikan password dan ulangkan password untuk konfirmasi.